Minggu, 15 Juli 2012

Gedungdoro BMX Unjuk Gigi

Wah seru sekali ketika anak anak Gedungdoro BMX unjuk kebolehan menampilkan atraksi lompat dan menari menggunakan BMX. Peristiwa unjuk kebolehan tersebut dilakukan dalam acara gowes Sahate tanggal 15 Juli 2012 di Purwakarta. diantara rangkaian acara , mulai dari nyanyi, dan lainnya , acara anak BMX inilah yang paling mendapat sambutan peserta sepeda santai. kalau boleh dikatakan , hari ini milik anak-anak BMX.
Hem, yang menegangkan adalah ketika dua orang BMX rider melompati 9 orang yang berjajar di jalanan .Untuk rekor Nasional , jumlah orang yang bisa dilompati dengan sepeda BMX ini adalah 10 orang. Kalau di ajang lokal saja mereka sudah mampu
melompati 9 orang , bukan tidak mungkin sebentar lagi rekor itu bisa disamai. Selain melompat secara horizontal. lompat secara vertikal juga dilakukan dengan menaklukan rintangan berupa sepeda motor kawasaki Ninja. Semua menahan nafas ketika dua rider secara bergantian melompati Kawasaki Ninja . Sebuah Motor Kawasaki sebagai hadiah utama dalam gowes kali ini menutup cerianya hari itu. Yang pasti seru banget rangkaian acara GOwes Sahate bersama Bupati Purwakarta kang H. Dedi Mulyadi , SH .

Kamis, 05 Juli 2012

Blusukan disekitar Ciganea

Rasanya tidak akan habis rute jalan tanah asal rajin rajin blusukan . Gowes sepeda keluar masuk perkampungan. Rute blusukan ini membuat pesepeda dekat dengan masyarakat. Sepanjang jalan kita akan merasakan sapaan hangat masyarakat. Lambaian dan sorak anak anak yang senang melihat pesepeda melintas. Sedikit kedamaian itu pasti kita rasakan saat bersepeda keluar masuk kampung , kebun , leuweung.
Rute blusukan tidak kalah serunya dengan rute rute lintas alam yang jauh dan mahal. Jauh dari kawasan pemukiman seperti perkebunan teh, hutan karet. Tidak mahal karena rute ini tersedia di sekitar kita . bisa langsung menemukan lintasan yang dekat dengan home base.
sekitar stasiun Kereta Api Ciganea sampai peternakan ayam Java Comfeed , bisa kita jadikan alternatif rute bersepeda. Setelah puas blusukan , kita bisa ketemu mata air Cikahuripan. Mata air yang terus mengalirkan air ini dikenal baik oleh masyarakat sekitar. tinggal sebut saja , pendududk yang kita temui akan memberikan rekomendasi rute yang bisa di lalui.
Rute blusukan ini , menambah satu lagi rute yang bisa kita pakai sepedaan tanpa khawatir terkena polusi. Sepanjang rute yang kami lalui didominasi oleh rumpun rumpun bambu yang meneduhi lintasan. Hutan bambu memang memberi manfaat yang banyak bagi masyarakat. Batang-batangnya bisa dipanen dan terus tumbuh sepanjang waktu.
Puas melihat kereta yang lewat dan membasahi muka dengan segarnya air, kami lanjutkan gowes melintasi pematang sawah dan menyeberang sungai dangkal . Selanjutnya menikmati gowes di rute off road sekitar tanggul jatiluhur .

Jumat, 29 Juni 2012

ISSI Purwakarta Bike Trek

Ini merupakan trek sepeda yang memang benar dibuat untuk lintasan sepeda yang sesungguhnya. Bukan sekedar dibuat untuk suatu acara balapan. Tetapi memang untuk dipergunakan seterusnnya. Bike Trek ISSI Purwakarta terletak disekitar Blok A Hutan Cirendeu. Saya belum Tahu lokasi pasti secara teknik di Perhutani, tetapi orang orang yang dilokasi tersebut yang melakukan aktifitas penanaman pohon menyebutkan bahwa lokasi tersebut adalah blok A.
Lintasan tersebut adalah jalur tunggal / single Trek. Memang ada beberapa bagian yang terdiri dari jalan bermakadam , namun itu saya lihat hanyalah penghubung dua lokasi untuk membuat lintasan itu menjadi lumayan panjang. Panjang lintasan sekitar 1, 4 km . Ada 1 turunan teknikal yang ketika melintasi rute ini saya harus nuntun sepeda karena takut jatuh. Turunan / Pudunan tersebut namanya pudunan lenggik . Sedangkan tanjakan ada dua , yang pertama adalah tanjakan nangka. Tentu dari namanya bisa ditebak bahwa tanjakan ini berada di dekat pohon nagka. Selepas tanjakan nangka, bisa kita pacu sepeda dengan kondisi jalan tanah dan makadam. Jalan single trek meliuk-liuk diantara pepohonan dan turunan dalam hutan akan diakhiri dengan bonus tahu jeletot, eeh salah maksudnya Tanjakan Jeletot. Tanjakan ini cukup sulit dilalui. musim panas dengan kondisi kering saja susah dan berat apalagi jika trek menjadi basah. Apapun itu setumpuk penghargaan unutk penggagas dan pembuat trek ini. Tidak lupa juga pihak yang mengijinkan lahannnya dipakai lintasan sepeda. sekedar gambaran , untuk sampai ke lokasi ini kita akan dimanjakan dengan rute makadam khas rute dalam hutan yang bekas dilalui oleh kendaraan berat. Bisa dicapai dari desa Cibatu atau desa Citalang.

Senin, 11 Juni 2012

Tugu Terakhir

Tugu ini mungkin tugu terakhir sebagai penanda batas desa yang masih tersisa di Purwakarta. seiring pergantian simbul simbul komunitas, bisa jadi tugu ini juga akan segera musnah. Sebelum hilang dari panggung publik mari kita abadikan tugu sate ini. Tugu bersimbul miniatur Gedung Sate, simbul kota Bandung ibukota Jawa Barat saya temukan tidak sengaja ketika gowes melintas parcom Cigedokan minggu kemarin . terlepas dari "tugu terakhir", rute Perempatan Parcom ke Cigedokan dan menanjak ke gang Benteng bisa untuk alternatif mendapatkan rute fun XC di sekitar kota Purwakarta . Melewati jembatan baru dan menanjak sampai SMPN 8 dekat lapang Purnawarnan, asyik dan sehat. udara masih bersih tanpa polusi asap kendaraan bermotor. Jika kita cape , bisa istirahat di kafe panghiyuhan di pertengahan rute yang cukup indah. Sungai Cikao berada di dasar hamparan sawah cukup mengobati tajamnya tanjakan di rute ini.

Curug Cijamur

Berulang kali melihat sebuah air terjun dari pinggir jalan pada sisi Waduk Cirata. Beberapa kali bertanya kepada teman teman goweser tetapi tidak ada yang tahu apa nama curug yang terlihat tersebut. Setelah tayangan Petualangan Panji baru tahu bahwa nama curug tersebut adalah Curug Cijamur. Berangkat dari Curuq Cijamur terletah dekat Jembatan Cisomang. Curug Cijamur sebenarnya hanya berjarak 24 KM dari Situ Buleud atau jantungnya kota Purwakarta. Bisa dicapai dengan 2 jam gowes. Jalur gowes, melewati pasar Plered dan Desa Sempur. Rute menanjak tidak begitu tajam . Sepanjang jalur , pada kanan dan kiri jalan terdapat penjual Sate, krupuk, dan Goreng Gorengan . Apabila ingin gowes santai, bisa mampir dulu dipasar Plered yang memang macet. Keindahan Jembatan Cisomang yang melegenda bisa kita nikmati sambil ngadem di pos ojeg . Jika lapar , disini cukup tersedia sate, karediok, Bubur kacang . Menunggu kereta lewat sambil mendengar suara air mengalir cukup untuk memulihkan semangat kerja minggu berikutnya. Untuk bisa sampai lokasi curug , kita harus menuruni tebing sungai Cisomang. Tinggi tebing sekitar 100 meter. Kalau di kelola dengan baik Curug ini bisa sebagai objek wisata alam .

Minggu, 27 Mei 2012

Fun Bike Galuh Mas

Sudah lumayan lama tidak ikut serta sepeda santai jadi antusias yang lumayan dan bersemangat ketika teman teman mengajak ikut fun bike di Karawang. jarak Purwakarta sebenarnya masih gowesable mebuat beberapa teman berkomitmen untuk datang ke Galuh mas dengan langsung di gowes dari Purwakarta .
Rencana saya datang ke Galuh Mas dengan menggunakan jasa kereta api dengan pertimbangan ada seorang teman yang baru bergabung ingit ikut merasakan kemeriahan sepeda santai. Jadi ga tega mengajak gowes dari Purwakarta.
Stasiun Purwakarta tidak begitu ramai pada hari minggu pagi . saya leluasa meletakkan si Putih sepeda MTB saya di gerbong 1. Tiket sangat murah untuk ukuran angkutan apapun . Rp. 1500,00 mengantar aku dari purwakarta ke Karawang . Laju kereta kencang dan hanya berhenti di stasiun Sadang dan Cibungur serta Cikampek sebelum tiba di Stasiun Karawang. Jam 06.10 pagi sepeda saya turunkan dari gerbong satu KRD Lokal Purwakarta tujuan jakarta Kota.
Jalannya Fun Bike. Setengah jam dari kedatangan saya di Perumahan Galuh Mas , tanda keberangkatan sepeda santai di mulai. Antusias sekitar 2000 peserta cukup untuk memenuhi jalan di Kota pangkal Perjuangan pagi itu. Jalan mendatar dan mulus membuat peserta bebas memacu sepeda masing masing. Tempat istirahat perseta tersedia di sekitar panggung Utama. Perumahan galuh Mas ini memang berkelas. Lengkap dan tertata rapi. Selesai menggowes , peserta dihibur oleh band lokal dan artis artis lokal Karawang dan Purwakarta. Kelompok seni dari karawang antara lain Dominasi band ikut memeriahkan acara hiburan. Sayang sekali , antusias peserta terhadap anak anak muda yang berkreasi kalah oleh goyangan . Jadi deh bang anak anak muda itu sepi supporter. Angin yang kadang berhembus kencang kadang mengalahkan teriknya matahari siang itu.
Selesai Fun Bike, peserta dari Purwakarta dibawah koordinasi bapak Oman Sulaeman kartyawan PT Indo Barat menggowes kembali ke purwakarta . Membelah angin dan melawan sengatan matahari siang itu menuju Purwakarta.

Minggu, 18 Maret 2012

Antara Karawang Baru dan Dangdeur

Rute ini termasuk rute pernah gagal kami temukan. Namun berbekal semangat 45, rutersebu dapat kami temukan .


Jalur tunggal/ single trek di antara bukit bukit di sisi jalan tol Cipularang memberikan pengalaman bersepeda yang pasti pengin selalu diulang.


Rute ini terinspirasi dari Bike MAP . net yang memuat rute Ohm Hanif. Terinspirasi bahwa didalam lahan lahan pertanian sisi jalan tol ada rute yang mengantarkan ke sate Maranggi.


Rute yang dibuat Ohm Hanif bukan yang kami lalui kemarin , tapi rute itu memacu semangat kami bahwa antara Karawang baru dan BIC ada rute yang bisa dilalui sepeda.


Untuk menambah jarak tempuh , kami sengaja mengawali gowes ini dengan mengambil jalan memutar ke kampung jawa, kampung Cilele, Desa Mulyasejati, Curug , baru masuk jalur inti Karawang Baru.
Jalan setapak menyusuri bekas jalan ternak memang bebarapa kali membuat kami memanggul sepeda dan mencari jalan lain untuk menemukan jalan yang bisa dilalui.
segala kelelahan terbayar dengan minum sepuasnya diwarung pertama yang kami temui selepas keluar darui hutan .

Minggu, 04 Maret 2012

Menembus Cipendeuy- Wanayasa

Sudah lama ingin mencoba jalur yang satu ini. Jalur Cipendeuy Wanayasa lewat desa Cilutung. Banyak tantangan di rute ini, mulai yang ringan yaitu melewati jalan tanah disela sela pohon karet sampai memanggul dan nuntun sepeda sejauh 5 km.


Kampung Cigebang merupakan perkampungan terakhir wilayah kabupaten Subang yang kami lalui. Kalau dari Wikimapia, lokasi SD Cintawana telah ditandai di kampung ini.


kampung ini walau hanya dihuni beberapa keluarga ( tidak lebih dari 60 ) sepertinya, lumayan menyenangkan . Air bersih dari sumber tanah maupun mata air yang dialirkan lewat selang /pipa plastik tersedia di sini.


Selepas kampung ini , jalan menanjak, rusak dan berlumpur menjadi ujian kesabaran . Seandainya jalan ini tidak dilalui oleh penggemar olah raga otomotive, mungkin
kerusakan tidak separah ini.


Meter demi meter jalan kami lewati , sampai akhirnya menemui sebuah warung di pinggiran hutan . Lumayan , kopi dan mie rebus tersedia di warung ini. Warung tersebut walaupun tidak buka 24 jam tetapi selalu buka pada siang hari.


gowes masih berlanjut sampai desa cikubang di ketinggian 700 mdpl. Selepas tanjakan Sedesa, bonus turunan sejauh 25 km sampai mencapai Purwakarta bisa kami dapatkan
Walaupun tidak membawa GPS dan Peta , berbekal tanya sana - tanya sini rute Cilutung bisa kami selesaikan .

Minggu, 29 Januari 2012

Cigelam Kampung Bayur 9km Jalan Makadam

Menyambung rute sebelumnya, Minggu pagi kami lanjutkan kembali menyusur jalan tol Cipularang . jalan tanah yang cukup menyenangkan untuk bersepeda banyak tersedia di daerah ini. Banyak percabangan jalan yang digunakan penduduk dari tempat tinggalnya menuju sawah-sawah dan kebon yang tersedia dikaki kaki bukit sepanjang jalan tol ini.
Rute makadam dapat kita temui selepas kampung Gandasoli. Sepanjang kurang lebih 9 km, jalan makadam ini menghubungkan jalan raya Cikopak dan Jajan Raya Curug - kosambi.Tidak ada warung atau perumahan penduduk yang dapat kita jumpai sepanjang jalur ini . Hanya dikejauhan banyak petak petak pertanian terhapar di bawah rute. Suara kalung kerbau dan sapi.


jalan yang rusak karena dipakai untuk kegiatan olah raga bermotor dapat kami lihat disini. Kubangan dijalan tersebut membuat kami mencari jalan memutar . Bekas bekas jalan ternak kerbau atau sapi yang melintas memberi kami arah jalan yang benar.
Di akhir rute jalan benar benar hilang membuat kami tersesat dan menggunakan pematang sawah yang besar untuk mencapai jalan raya Curug -Kosambi.
kalau dihitung dari awal kami mengoowes di gang Perumahan Buana Indah jarak yang kami lalui adalah 12 km. waktu tempuh 3 jam .
jalan yang penuh pohon liar dan semak membuat ban kami tertusuk duri. beruntung duri baru benar benar menembus ban setelah kami melewati jalan aspal. jalan tanah yang kami lewati sebelumnya membuat tekanan duri tidak mampu membuat ban kami bocor. Saya ucapkan terima untuk 3 orang penggowes yang menemani pagi itu. Pak Rahmat, Muria dan Furqon .

Minggu, 22 Januari 2012

Cross Country Sisi Jalan Tol



Disepanjang kiri dan kanan jalan tol yang menghubungkan kota kota di Jawa tersedia rute sepeda yang melimpah. salah satu rute tersebut bisa kita temui di antara kota bukit Indah Purwakarta sampai gerbang Tol Ciganea. Sebenarnya belum seluruh rute yang ada pernah kami coba.

Minggu kemarin , kami mencoba setengah dari rute yang bisa kita lihat dari tampilan wikimapia.


Masuk rute lintas alam ringan bisa di mulai dari terminal angkot Maracang. Dari tempat mangkal angkot tersebut, akan kita temui jalan tanah cukup lebar, cukup muat untuk dilewati kendaraan besar.
Munurun dengan sudut cukup untuk memacu sepeda sampai kecepatan 40 km / jam . berhenti diujung turunan , kita menemui sebuah sungai kecil tanpa jembatan , Sungai ini memaksa kita memanggul sepeda.


selepas sungai, Rute lintas alam yang menyenangkan bisa kita temui di sini. bukan promosi , namun rute ini perkiraan saya mendekati jalur Jati Asih mengingat, adanya persamaan - persamaan . Jalan tanah yang memang sudah biasa dilewati penduduk ini, terdapat batas batas tanah yang jelas, disamping itu adanya jalur listrik yang mengarah rute ini sepertinya jalur ini lambat laun akan merubah jadi jalan besar. Sebelum benar benar berubah, kita nikmati surga kecil ini.
panjang rute jalan tanah yang sudah kami coba adalah 3, 5 km . jalan sejauh itu bisa kita selesaikan dalam waktu 45 menit. Jalan basah dan beberapa bagiannya becek bisa kami atasi dengan ban ukuran 2.0 knob besar.Dengan sedikit usaha , rute ini bisa di teruskan sejauh 10 km. cukup untuk memuaskan bersepeda lintas alam yang cukup terjangkau.

Minggu, 01 Januari 2012

Gowes Silaturahmi 2012

Mengawali tahun 2012 , kami mengadakan gowes ke Gurudug lewat Cikolotok. Gowes ini merupakan gowes silaturahmi saja. 11 orang melewati jalur yang cukup menantang terutama setelah melewati TPS Cikolotok . Dua jembatan hilang tersapu banjir dan memaksa kami menuntun bahkan melepas alas kaki kami.


Jalur ini masih seperti gowes tahun sebelumnya, bikin capek tangan karena roda depan terus melewati batu batu yang menghias jalanan. Tidak ada kendaraan yang melintas di jalan rusak ini karena jalannya terputus.
Tantangan kesabaran kita baru terlihat ketika harus mendaki setinggi 100 meter sejauh 1, 5 km . Beda ketinggian 100 meter harus kami tempuh sejauh 1500 meter. saya tidak mengukur sudut kemiringan jalannya , yang jelas terasa banget nanjak di rute ini. beberapa waktu yang lalu saya hanya bisa mencapai setengah tanjakan lalu istirahat mengumpulkan enargi. Kali ini saya selesaikan tanjakan ini sampai ujungnya.
Selepas tanjakan tersebut jalan terus menurun sampai mencapai jalan raya Sadang ke Subang. Silahturahmi dengan tokoh sepeda Purwakarta Abah Rahmat Baron kami sempatkan sebelum melewati rimbunnya perkebunan Karet Cikumpay.
Terima kasih untuk Pak Falah(Paklah) untuk rute ini.
Penggowes:
1. Pak Didin
2. Pak Adang
3. Pak Edi Gang Bui
4. pak Rahmat Bayu Asih
5. Pak Lah
6. Ali
7. Marfuad
8. Odik
9. Bambang
10. Opik
11. Purnawarman