Minggu, 31 Oktober 2010

Ke Kampung Air


Menyambung rute minggu sebelumnya, kami datangi lokasi kampung air . Ada di unjung jalan tanggul jatiluhur. Selama bertahun tahun sepedahan baru sekarang tahu ada tempat dengan view yang bagus dan relative sepi dari hilir mudik mobil wisatawan. Tempat tersebut memang OK. Dari atas jalan / bukit danau dengan jaring apung dibawah tampak indah.

Dari sini kita juga bisa lihat perahu dayung dan perahu bermesin hilir mudik mengantar keperluan rumah rumah di atas air dikolam jaring apung. Jalan yang mengantarkan kami ke tempat ini juga cukup mudah . Melewati desa Pasir Ipis dan melewati tanggul bendungan biasanya hanya memakan waktu 1 jam. Mencapai lokasi ini ketika matahari belum diatas ubun ubun . Kami langsung ngeriung dan menikmati bacang, gorengan bala bala serta pisang coklat goreng yang manis buatan Purwakarta tentunya. Jika ingin menikmati ikan bakar yang benar benar fresh, disini tempatnya, rindang dan indah viewnya.

Jumat, 29 Oktober 2010

kopi dulu

Setelah gowes beberapa saat, selama 3 minggu ini saya memasuki masa rehat, ngopi dulu. Seperti biasa saat gowes sudah menempuh jarak yang cukup jauh dan nafas sudah mulai ngos - ngosan kami berhenti diwarung, pesan kopi dan makan camilan.
3 minggu ini saya sibuk membetulkan genteng yang pecah, talang yang rembes dan beberapa bagian tembok yang tidak lagi kedap air dimakan usia. Yah ini saatnya rehat ngopi, mengumpulkan semangat gowes, menyusun rencana gowes, dan ngopi beberan juga.
Kalau beberapa waktu lalu say ngopi pakai good day , sebuah merk kopi, kali ini saya mencoba kopi kapal api, special mix.
metode memasak kopi saya coba kopi Turki. kopi tidak saya sedu di gelas , tetapi saya rebus bersama air. Beberapa saat kopi dan air bercampur.Hal ini ditandai dengan hilangnya kumpulan kopi di atas air yang muncul ketika air masih dingin. Kopi telah bercampur seutuhnya dengan air yang mendidih. Saya memakai api kecil ,dan secepatnya saya matikan kompor dan kopi saya tuangkan dalam gelas kecil. minuman kopi telah selesai saya buat. Warna kopi ini agak coklat, bukan hitam seperti warna kopi yang sering dikenal , entah saya kurang pas menakar jumlah air sewaktu memasknya atau memang hasil dari kopi kapal api ini berwarna coklat. Wah kopi rehatnya benar benar pas. Kopi sisa mengendap didasar gelas tanpa bercampur dengan cairan kopi yang kita nikmati. Hmm, nice kopi. terima kasih Cikopi , saya menikmati cara menyajikan kopi setelah beberapa hari melahap tulisan @cikopi .com